Menjaga Lisan (Diam) Menurut Islam


بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Bismillahirrohmanirrohim...

Berikut ini insya Allah Hikmah Kata akan mencoba mengulas sedikit mengenai diam atau menjaga lisan menurut Islam bagi kita semua. Semoga artikel sederhana di bawah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Diam merupakan bentuk penjagaan diri dalam berbicara. Sebagian besar manusia pasti berkeinginan menjadi orang yang dihormati oleh banyak orang. Akan tetapi, hanya sedikit manusia yang berhasil memenuhi keinginan tersebut. Mereka dihormati oleh sebagian besar masyarakat karena mereka mampu menjaga lidahnya dalam berbicara. Sebagian orang yang lain tampak rendah dan hina di mata masyarakat lingkungannya, hal tersebut bisa jadi karena ia kurang bisa menjaga lidahnya dalam berbicara. Banyak bicara menjadikan lisan seseorang mudah tergelincir dalam keburukan. Maka dari itu, diam merupakan rahasia diri seorang hamba agar terjaga kehormatan dirinya.

Banyak orang yang tidak menyadari tentang bahaya yang diakibatkan oleh tergelincirnya lisan. Padahal tergelincirnya lisan tidak saja membahayakan bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi orang lain, bahkan bahayanya bisa lebih jauh dari yang dibayangkan. Caci maki, hujatan, fitnah, dan adu domba merupakan contoh tergelincirnya lisan akibat dari banyak bicara.

Lantas bagaimana cara menjaga lisan kita agar tidak tergelincir dan menimbulkan bahaya, baik bagi diri sendiri atau pun bagi orang lain? Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah menyedikitkan bicara atau lebih banyak diam. Karena diam merupakan bentuk penjagaan diri dalam berbicara, dengan lebih banyak diam seseorang bisa meminimalisir kesalahan-kesalahan atau bahaya yang ditimbulkan akibat tergelincirnya lisan.
Menjaga Lisan (Diam) Menurut Islam
Illustration from image Google
Diam atau tidak banyak bicara merupakan sikap bijaksana dalam menjaga keselamatan diri agar tidak terjerumus dalam perbuatan munkar, sebab banyak orang yang jatuh kehormatannya, dilecehkan kedudukannya, terperosok dalam kemaksiatan, dan banyak musuhnya adalah akibat dari ketidakmampuannya dalam mengendalikan lisan.

Oleh karena itu, diam merupakan salah satu cara untuk meraih kebahagiaan dan keselamatan diri di dunia maupun di akhirat, sekaligus sebagai senjata untuk menghalangi godaan setan.

Semoga artikel di atas dapat bermanfaat dan kesempurnaan hanyalah milik Allah swt.

*) Dari berbagai sumber.

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِين

Menjaga Lisan (Diam) Menurut Islam Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Jejak Puisi

0 comments:

Poskan Komentar